Intervensi Rancangan Strategi Digital Marketing Berbasis Psikologi Konsumen untuk Meningkatkan Brand Awareness Seblak Prasmanan Kedai Mamii
DOI:
https://doi.org/10.54099/jpma.v5i2.1801Keywords:
Brand awareness, digital marketing , psikologi konsumen , TikTok , UMKM kulinerAbstract
Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di sektor kuliner menghadapi tantangan serius dalam mempertahankan daya saing, khususnya akibat keterbatasan strategi pemasaran digital dan rendahnya kesadaran merek. Kedai Mamii, seblak UMKM yang berlokasi di Rancamanyar, Bandung, merepresentasikan kondisi tersebut meskipun memiliki produk inovatif berupa Seblak Spaghetti Asam Manis sebagai first mover di Bandung dengan tingkat pembelian berulang konsumen yang tinggi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan strategi pemasaran digital berbasis psikologi konsumen untuk meningkatkan kesadaran merek Kedai Mamii. Metode yang digunakan adalah triangulasi melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dengan pemilik usaha dan 10 konsumen, observasi partisipatif, serta analisis dokumen terhadap platform digital yang digunakan. Hasil kegiatan meliputi reposisi merek dengan tagline "Seblaknya beda, Rasanya UMamii", perancangan identitas visual baru berbasis psikologi warna, pembuatan akun TikTok resmi @kedaimamii07, serta penyusunan content plan empat minggu yang dirancang berdasarkan Tri-Component Attitude Model (kognitif, afektif, konatif). Kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman pemilik usaha terhadap pemasaran digital berbasis perilaku konsumen sekaligus memperluas akses konsumen di wilayah sekitar untuk mengenal dan mempertimbangkan Kedai Mamii. Intervensi ini menekankan pentingnya pendekatan psikologi konsumen sebagai fondasi strategi pemasaran digital yang berkelanjutan bagi UMKM kuliner lokal
Abstrak
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor kuliner menghadapi tantangan serius dalam mempertahankan daya saing, terutama karena strategi pemasaran digital yang terbatas dan kesadaran merek yang rendah. Kedai Mamii, UMKM seblak yang berlokasi di Rancamanyar, Bandung, mewakili kondisi ini meskipun menawarkan produk inovatif, Seblak Spaghetti Asam Manis, sebagai pelopor di Bandung dengan tingkat pembelian berulang konsumen yang tinggi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan strategi pemasaran digital berbasis psikologi konsumen untuk meningkatkan kesadaran merek Kedai Mamii. Metode yang digunakan adalah triangulasi melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dengan pemilik usaha dan 10 konsumen, observasi partisipatif, dan analisis dokumen platform digital yang digunakan. Hasilnya meliputi reposisi merek dengan tagline "Seblaknya beda, Rasanya UMamii", desain identitas visual baru berdasarkan psikologi warna, pembuatan akun TikTok resmi @kedaimamii07, dan rencana konten empat minggu yang dikembangkan berdasarkan Model Sikap Tiga Komponen (kognitif, afektif, konatif). Kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman pemilik usaha tentang pemasaran digital berbasis perilaku konsumen sekaligus memperluas akses konsumen di area sekitarnya untuk mengenali dan mempertimbangkan Kedai Mamii. Intervensi ini menegaskan pentingnya pendekatan psikologi konsumen sebagai dasar strategi pemasaran digital yang berkelanjutan untuk UMKM kuliner lokal.
References
Agustina, A., Ambarwati, R., & Sari, H. M. K. (2023). Social media as digital marketing tool in MSME: Agustina, A., Ambarwati, R., & Sari, H. M. K. (2023). Social media as digital marketing tool in MSME: A systematic literature review. Jurnal Maksipreneur: Manajemen, Koperasi, dan Entrepreneurship, 13(1), 266. https://doi.org/10.30588/jmp.v13i1.1534
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed). SAGE Publications.
Erkan, I., & Evans, C. (2016). The influence of eWOM in social media on consumers' purchase intentions: An extended approach to information adoption. Computers in Human Behavior, 61, 47–55. https://doi.org/10.1016/j.chb.2016.03.003
Hilmiana, H., & Kirana, D. H. (2021). Peningkatan kesejahteraan UMKM melalui strategi digital marketing. Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 124. https://doi.org/10.24198/kumawula.v4i1.32388
Karunia, E., Azis, M. I., Utomo, M. N., Shalahuddin, S., Marsha, D., Aswan, A., & Pratama, A. S. (2025). Pemberdayaan UMKM berbasis digital melalui penguatan strategi pemasaran, literasi keuangan, dan ketahanan ekonomi lokal. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI), 5(1). https://doi.org/10.52436/1.jpmi.2768
Kvale, S., & Brinkmann, S. (2009). Qualitative interviewing: The art of hearing data (3rd ed). SAGE.
Labrecque, L. I., Patrick, V. M., & Milne, G. R. (2013). The marketers' prismatic palette: A review of color research and future directions. Psychology & Marketing, 30, 187–202. https://doi.org/10.1002/mar.20597
Muniz, V. R. G. F., Ribeiro, I. S., Beckman, K. R. L., & Godoy, R. C. B. (2023). The impact of color on food choice. Brazilian Journal of Food Technology, 26, e2022088. https://doi.org/10.1590/1981-6723.08822
Pradiani, T. (2018). Pengaruh sistem pemasaran digital marketing terhadap peningkatan volume penjualan hasil industri rumahan. Jurnal Ilmiah Bisnis dan Ekonomi Asia, 11(2), 46–53. https://doi.org/10.32812/jibeka.v11i2.45
Purwidiantoro, M. H., Kristanto S.W, D. F., & Hadi, W. (2016). Pengaruh penggunaan media sosial terhadap pengembangan usaha kecil menengah (UKM). ECOBISMA (Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen), 2(1), 106–118. https://doi.org/10.36987/ecobi.v2i1.722
Rachmawati, D., Afrianti, R., & Lianardo, S. (2021). Komunikasi pemasaran digital bagi UMKM Desa Tridaya Sakti sebagai wujud literasi digital UMKM di Kabupaten Bekasi. Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR), 4, 30–38. https://doi.org/10.37695/pkmcsr.v4i0.1304
Rahayu, R., & Day, J. (2017). E-commerce adoption by SMEs in developing countries: Evidence from Indonesia. Eurasian Business Review, 7(1), 25–41. https://doi.org/10.1007/s40821-016-0044-6
Schiffman, L. G., & Wisenblit, J. (2015). Consumer behavior (Eleventh edition). Pearson.
Singh, A., & Srivastava, S. (2023). The impact of color combinations in fast food branding on consumer perception and purchase intention. Journal of Food Products Marketing, 29(4), 112–128.
Solomon, M. R. (2020). Consumer behavior: Buying, having, and being (Thirteenth edition). Pearson.
Spence, C. (2018). What is so unappealing about blue food and drink? International Journal of Gastronomy and Food Science, 14, 1–8. https://doi.org/10.1016/j.ijgfs.2018.08.001
Taher, M. I. (2024). Pengaruh digital marketing terhadap peningkatan pendapatan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dalam perspektif bisnis Islam: Studi pada UMKM Kecamatan Medan Tembung. El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam, 5(7), 4005–4017. https://doi.org/10.47467/elmal.v5i7.4281
Wardhana, A. (2015). Strategi digital marketing dan implikasinya pada keunggulan bersaing UKM di Indonesia.
Andini, R., Nurdiyanto, A. D., Lestari, U. P., Nafa, A., & Wahyuningsih, M. (2025). Optimalisasi kapasitas UMKM melalui digitalisasi laporan keuangan. ASMARA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 1(2). https://journal.iconpublisherindonesia.com/index.php/asmara/article/download/71/69/838
Kamil, H., Likhidma, A., Kharisma, E., Nikmah, I. N. K., Churiyah, J., & Al-Kahfi, M. S. (2023). Pengembangan sumber daya manusia kerajinan tangan melalui pelatihan dalam upaya meningkatkan UMKM. NAJWA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 1(2), 123–136. https://doi.org/10.30762/najwa.v1i2.248
Yuwono, F. S. P., Bimantoro, C. D., Humairani, A., & Nikmah, Z. (2023). Pengelolaan SDM dan perencanaan sumber daya manusia dalam kemajuan suatu organisasi. Trending: Jurnal Ekonomi, Akuntansi dan Manajemen, 1(2), 27–34.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Bila Nurfadillah22, Novia Astuti Dewi, Putri Salbya, Tasya Augustiya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.













